Tips Memandikan Bayi yang Aman dan Bersih

Tips Memandikan Bayi yang Aman dan Bersih

Menjadi ibu baru berarti Anda harus siap dengan aktivitas keseharian yang berhubungan dengan perawatan si kecil seperti memandikannya. Memiliki anak pertama memang membuat Anda harus mempelajari semuanya dari awal. Seperti memandikan bayi, meski terkesan sepele namun jika tidak dilakukan dengan hati-hati maka hal ini bisa berbahaya untuk sang buah hati. Beberapa tips berikut bisa dipraktikan agar Anda bisa memandikan si kecil dengan aman.

Tips Memandikan Bayi yang Aman dan Bersih
Tips Memandikan Bayi yang Aman dan Bersih
  • Yang harus dilakukan pertama kali adalah menyiapkan semua peralatan mandi terlebih dahulu agar nantinya Anda tidak kebingungan mencari saat sedang memandikan si kecil.
  • Setelah itu, cek suhu air dengan cara memasukkan siku ke dalam air. Pastikan air dalam suhu yang hangat karena suhu inilah yang paling pas untuk bayi. Suhu air hangat bisa diperkirakan sekitar 36 hingga 37 derajat celcius. Suhu yang hangat selain membuat bayi merasa nyaman ketika dimandikan juga untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh dari bayi itu sendiri. Pengecekan suhu air ini sangat penting dilakukan sebelum memasukkan bayi ke dalam air sehingga bayi tidak kepanasan atau kedinginan.
  • Sebisa mungkin hindari  untuk memandikan si kecil hanya dengan menggunakan air dingin tanpa tambahan air panas sedikit pun sebab hal ini akan berdampak tidak baik untuk kesehatan kulitnya. Bayi yang sering dimandkan dengan air dingin biasanya akan memiliki kulit yang kering.
  • Hal lain yang harus dihindari ketika memandikan buah hati yang masih bayi adalah menggunakan sabun yang berbusa. Sabun yang menghasilkan banyak busa biasanya mengandung detergen sehingga kurang baik ketika digunakan pada kulit bayi yang notabene masih sangat sensitif. Sebaiknya Anda memakai sabun mandi yang dibuat khusus untuk bayi. Sabun khusus bayi selain tidak menghasilkan banyak busa juga dilengkapi dengan kandungan vitamin E yang aman dan membuat kulit bayi lebih sehat.
  • Ketika memandikan bayi, Anda juga tidak direkomendasikan untuk memakai sabun antibakteri maupun antiseptik. Sifat iritan yang ada pada sabun jenis ini sudah pasti akan menimbulkan efek tidak baik bagi kulit bayi yang masih sensitif dan terus berkembang.
  • Bayi yang baru lahir biasanya kerap gumoh terlebih setelah minum ASI. Jadi, sebaiknya hindari memandikannya setelah memberikan ASI karena tubuhnya yang bersih bisa terkena gumoh tersebut sehingga Anda harus memandikannya dua kali.
  • Jangan langsung memasukkan bayi ke dalam bak berisi air. Namun, lepaskan dulu pakaiannya dengan hati-hati. Rentangkan handuk di atas pangkuan Anda dan letakkan bayi di atasnya. Bersihkan terlebih  dahulu area sekitar mata dan mulut memakai kapas yang sudah dibasahi air. Ketika membersihkan mata bayi, lakukan dari  arah luar ke dalam.
  • Setelah itu, ambil cotton bud basahi dengan sedikit air untuk membersihkan lubang hidung bayi dan telinga bagian luar. Ambil air dengan tangan kemudian basuhkan pada kepala, wajah, leher, lengan, dada, punggung, kaki, dan area-area lipatan.
  • Gunakan sabun bayi dengan pH normal untuk membersihkan bagian kepala dan badan. Jika masih takut mengenai mata, maka Anda bisa menggunakan washlap.
  • Jika Anda ingin mengeramasi rambutnya, gunakan satu tangan untuk memegang leher dan pundak tangan lain untuk memegang pantatnya lalu angkat bayi  dari bak. Kemudian, gunakan satu tangan untuk membasahi rambut dan meratakan shampoo bayi serta bilaslah dengan hati-hati agar tidak mengenai mata. Tutup tubuh dan kepala bayi dengan handuk dan tepuk-tepuk agar rambut dan tubuhnya yang masih basah lekas kering. Setelah memandikan bayi, usahakan handuk tetap membugkus tubuhnya hingga selesai memakaikan popok dan pakaian.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *