Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?

Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?

Memilih mainan bayi tidak melulu harus sesuai dengan keinginan, tetapi juga kebutuhan. Jenis permainan yang diberikan dapat membantu untuk mengasah kecerdasan intelektual sekaligus menstimulasi kemampuan motorik bayi pada masa tumbuh kembangnya.

Kemampuan motorik bayi mulai berkembang begitu menginjak usia tiga tahun. Di usia ini indra penglihatannya mulai berkembang begitu pula dengan indra pendengarannya. Kemampuan bayi untuk menggerakkan anggota tubuh seperti menggerakkan leher, merangkak, duduk, berjalan, hingga berlari disebut dengan kemampuan motorik kasar. Sementara kemampuan untuk mengkoordinasikan antara gerakan mata dan tangan disebut dengan kemampuan motorik halus.

Kemampuan motorik ini harus distimulasi sehingga dapat berkembang dengan maksimal. Pilihan permainan yang tidak hanya mendekatkan orang tua dan bayi, tetapi sekaligus menstimulasi perkembangan sistem motorik antara lain:

Baby Bouncer

Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?
Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?

Baby bouncer merupakan pilihan yang tepat untuk bayi berusia 3 – 6 bulan. Selain menjadi alternatif ketika ibu mulai capek menggendong, baby bouncer yang dilengkapi dengan musik atau mainan gantung bisa menjadi stimulan yang efektif bagi sistem motorik bayi. Sistem kerjanya yang seperti ayunan memberikan efek menenangkan pada bayi, alunan musik yang keluar akan melatih kemampuan bayi untuk mendengarkan, sementara mainan gantung dengan warna – warni yang mencolok akan melatih indra penglihatan bayi.

Ada beberapa tips yang harus diperhatikan ketika hendak meletakkan bayi pada baby bouncer:

  1. Baby bouncer harus diletakkan di atas permukaan yang datar.

  2. Pastikan baby bouncer memiliki penyangga yang kokoh dan berlapis karet sehingga tidak mudah bergeser ketika digoyangkan atau digetarkan. Begitu pula alas untuk bayi harus terus buat dari material yang nyaman dan dapat diatur kemiringannya.

  3. Jangan pernah meninggalkan bayi seorang diri di atas baby bouncer untuk mencegahnya terjatuh. Apabila bayi mulai terlelap, segera pindahkan ke tempat tidurnya.

Teether

Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?
Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?

Mulai usia 4 – 6 bulan, gigi akan mulai tumbuh. Gusi akan terasa gatal dan membuat bayi tidak nyaman. Pada usia ini, bayi mulai suka memasukkan apapun ke dalam mulut, bahkan jari – jarinya sendiri. Sebagai alternatif sekaligus untuk merangsang kemampuan bayi dalam menggenggam, menggigit, serta mengunyah, maka teether bisa menjadi pilihan.

Teether memiliki banyak warna dan biasanya terbuat dari lateks atau karet dengan bahan isian dari air dan gel dingin. Ukuran mainan bayi ini beraneka ragam dan dapat dipilih sesuai dengan ukuran tangan dan mulut bayi. Apabila memilih teether dari bahan plastik, maka pastikan bahwa teether tersebut “PBA free” atau tidak mengandung paraben yang berbahaya.

Boneka

Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?
Apa Saja Mainan Bayi Yang Cocok Untuk Perkembangan Motoriknya?

Menginjak usia 7 – 12 bulan, bayi lebih aktif bergerak dan mulai dapat mengenali bentuk. Tidak hanya satu, bayi bahkan mulai dapat memegang dua benda sekaligus dan menirukan suara. Pada usia ini, permainan yang diberikan bisa lebih bervariasi dan hendaknya lebih melibatkan peran serta orang tua. Terutama untuk menstimulasi kemampuan wicara.

Boneka – boneka yang terbuat dari bahan lembut dapat menjadi pilihan. Ibu dapat mencoba bermain peran dengan menggunakan boneka tersebut. Stimulasi kemampuan bayi untuk lebih aktif bergerak dengan sedikit menjauhkan boneka dari jangkauan tangannya dan biarkan dia merebut boneka tersebut dengan sendirinya. Latih kemampuan wicaranya dengan meniru suara sederhana seperti suara ayam atau burung.

Alternatifnya, dapat pula dengan menggunakan boneka tangan atau boneka pencet yang dapat mengeluarkan suara. Satu catatan adalah bahwa ukuran mainan bayi yang dipilih tidak boleh lebih besar dari ukuran tubuh bayi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *