Alasan Mengapa Perlu Memakai Gurita Bayi Untuk Buah Hati

Alasan Mengapa Perlu Memakai Gurita Bayi Untuk Buah Hati

Seberapa jauhkah bunda mengetahui tentang gurita bayi? Jika bunda sudah memiliki buah hati, tentu perlengkapan bayi satu ini bukan hal yang asing. Selama puluhan bahkan ratusan tahun, gurita untuk bayi telah digunakan oleh jutaan orang tua di tanah air. Ya, gurita memang tradisi turun-temurun di Indonesia sehingga jarang ditemukan di negara lain.

Mengapa kali ini kita mengangkat diskusi tentang gurita bayi? Alasannya cukup sederhana, karena dalam beberapa tahun terakhir, perdebatan soal fungsi dan manfaat gurita bayi banyak diperdebatkan oleh berbagai kalangan. Hal inilah yang menjadi alasan pentingnya bunda mengetahui seluk beluk tentang perlengkapan bayi ini. Apalagi jika bunda tengah mempersiapkan kelahiran sang buah hati dalam waktu dekat.

Gurita Bayi dan Alasan di Balik Tradisi

Alasan Mengapa Perlu Memakai Gurita Bayi Untuk Buah Hati
Alasan Mengapa Perlu Memakai Gurita Bayi Untuk Buah Hati

Bunda-bunda jaman sekarang mengenal gurita tidak lain karena mewarisi tradisi nenek moyang yang diberikan turun-menurun. Menurut kepercayaan nenek moyang, gurita perlu dipakaikan pada bayi yang baru lahir untuk mencegah perut buncit dan pusar bodong. Memang, ketika bayi baru saja lahir, mereka cenderung memiliki perut yang buncit dan pusar yang agak menonjol ke luar.

Nenek moyang percaya bahwa gurita diperlukan agar bayi nantinya tumbuh dengan ukuran perut yang normal tanpa pusar bodong. Jika bayi tidak memakai gurita, mereka akan tumbuh dengan tampilan perut dan pusar yang kurang bagus.

Faktor Keamanan Ketika Bayi Memakai Gurita

Alasan Mengapa Perlu Memakai Gurita Bayi Untuk Buah Hati
Alasan Mengapa Perlu Memakai Gurita Bayi Untuk Buah Hati

Nah, kini bunda sudah mengetahui alasan di balik nenek moyang menganjurkan pemakaian gurita untuk bayi. Sebagian bunda bisa jadi sudah mengetahui alasan ini namun tidak menutup kemungkinan bunda-bunda yang lain tidak mengetahuinya.

Yang menjadi pertanyaan, amankah pemakaian gurita untuk bayi? Ketika melontarkan pertanyaan ini ke beberapa kalangan tentu akan menimbulkan perdebatan karena sebagian kalangan setuju dan sebagian yang lain tidak. Mari kita simak alasan mereka yang tidak setuju terhadap pemakaian gurita bayi.

Terkait soal pemakaian, gurita bayi dipakaikan dengan cara melilitkan gurita pada bagian perut bayi layaknya memakaikan korset. Jadi, gurita bayi harus dipasang dengan agak kencang di bagian perut. Tentunya, hal ini akan menimbulkan ketidaknyamanan bagi bayi karena menghalangi gerak mereka.

Secara medis, pemakaian gurita bayi tidak disarankan. Mengapa? Karena pemakaian gurita bayi akan menekan perut bayi secara tidak normal. Untuk bayi yang sedang tumbuh dan berkembang dengan cepat, tekanan berlebihan pada perut bisa menimbulkan gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan bagi bayi. Apalagi, di bagian perut bayi terdapat banyak organ-organ dalam yang penting dan harus dilindungi dari berbagai jenis tekanan dan gangguan. Pemakaian gurita bayi yang terus-menerus akan menimbulkan efek negatif bagi bayi dan bisa jadi menyebabkan gangguan pada bagian pencernaan dan perut yang lain.

Selain itu, perut bayi yang cenderung besar ketika baru saja lahir adalah hal yang normal. Seiring dengan tumbuh kembangnya, perut bayi akan mengecil dengan sendirinya ke ukuran normal. Jadi, fungsi gurita bayi sebenarnya tidak penting.

Dengan tidak memakai gurita, bayi akan lebih leluasa bergerak dan merangsang berbagai sistem motoriknya. Otomatis, otot bayi juga akan lebih cepat berkembang yang tentunya merupakan hal bagus. Sedangkan untuk perut bayi, cukup oleskan minyak telon untuk perlindungan. Selebihnya, biarkan bayi bertumbuh kembang secara bebas dan maksimal.

Informasi tersebut diatas mudah-mudahan bermanfaat bagi bunda-bunda semua dan selamat menikmat hari-hari menjadi bunda sang buah hati yang sedang lucu-lucunya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *